Kampuh Welding Indonesia dan Oshima Shipyard Tandatangani MOU Welder

Surabaya- – Penempatan kerja bagi alumni Kampuh welding Indonesia baik di dalam maupun di luar negeri menjadi program utama Diklat KWI agar para lulusannya dapat diterima bekerja di berbagai industri pengelasan. Untuk meningkatkan penempatan kerja ini diperlukan MOU antara KWI dengan perusahaan lain.

MOU merupakan kegiatan yang dilakukan antar perusahaan untuk mencapai tujuan bersama, dengan kerjasama perusahaan akan lebih mudah untuk menyelesaikan sesuatu karena kita memiliki patner atau rekan untuk bertukar pikiran bagaimana sesuatu yang kita kerjakan itu dapat berjalan dan terselesaikan dengan cepat dan dengan hasil yang maksimal yang saling menguntungkan ke dua perusahaan yang melakukan MOU.

Kegiatan MOU antara Kampuh Welding Indonesia dan Oshima Shipyard Jepang merupakan salah satu usaha bersinergi dalam melakukan kegiatan yang dapat memberikan pengalaman terbaik kedua belah pihak untuk memberikan kesempatan kepada siswa alumni Kampuh Welding Indonesia.

Penandatanganan MOU ini langsung dilakukan oleh Direktur Kampuh Welding Indonesia dan dan Mr. Kazuho Oota sebagai Direktur Oshima Shipyard. MOU yang ditandatangani oleh masing-masing pihak ini merupakan bentuk kerjasama untuk memenuhi tenaga kerja welder di perusahaan ini.

Direktur Kampuh Welding Indonesia, Ir. Moh Moenir menjelaskan bahwa selama ini para welder yang bekerja di Oshima Shipyard dari luar Jepang terbanyak dari Vietnam berjumlah 300 orang. Angkatan pertama dari Kampuh yang diterima dinperusahaan ini ada 3 orang. Dengan adanya MOU ini diharapkan akan banyak alumni dari Kampuh Welding Indonesia yang bisa direkrut pada masa mendatang.

“Dengan MOU ini diharapkan pada masa yang akan datang para alumni secara rutin dapat diterima bekerja di perusahaan ini sehingga serapan lulusan dari LPK Kampuh Welding Indonesia bisa segera dapat bekerja di Jepang.