Kampuh Welding Indonesia Terima Studi Banding dari SMKN 1 Purwosari Kabupaten Pasuruan

Surabaya- – Sebagai lembaga Diklat pengelasan bersertifikat nasional dan International Kampuh Welding Indonesia terus memberikan latanan terbaik dalam manajemen maupun sarana prasarana. Hal ini terus dilakukan untuk memberikan kepuasan pelanggan baik internal maupun eksternal dengan semakin banyaknya lembaga baik dari dalam maupun luar negeri melakukan yang melakukan kerjasama. Bentuk kerjasama ledua belqhbpihak ini juga dilakukan melalui kunjungan dan studi banding baik dari industri maupun dari SMK.

Pada hari Kamis, 16 januari 2020. Kampuh Welding Indonesia menerima kunjungan dari siswa SMKN 1 Purwosari Kabupaten Pasuruan . Kunjungan diikuti 31 siswa kelas XII dan 3 guru pendamping.

Rombongan diterima oleh para staff Kampuh Welding Indonesia di ruang pertemuan yang mendampingi acara ini sampai selesai.
Dalam sesi pertemuan ketua rombongan menyampaikan bahwa studi banding adalah konsep belajar yang dilakukan di lokasi dan lingkungan yang berbeda dengan maksud meningkatkan kapasitas sumber belajar yang kebih ideal dan sesuai dengan perkwmbangan industri pengelasan yang berkembng dengan lesat di luar dunia persekolahan.

“Pada intinya studi banding yang kami lakukan di Kampuh Welding Indonesia untuk memberikan wawasan kepada para siswa agar dapat membandingkan sumber belajar sebaginpenguat ilmunpengelasa di tempat lain dengan tempat sendiri, mengumpulkan data dan beragam informasi untuk dijadikan acuan merumuskan konsep yang kita inginkan dalam perkembangan ilmu pengelasan masa depan” ungkapnya.

Abu Pangesti dari Kampuh Welding Indonesia, dalam paparannya menyampaikan terimakasih kepada para rombongan yang telah berkenan berkunjung di Diklat KWI semoga bisa memberikan pengalaman terbaik bagi para siswa.

“Kampuh Welding Indonesia adalah Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) yang bergerak dalam bidang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya dalam Bidang Teknologi Las yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sebagai LPKS, Kampuh Welding Indonesia telah memperoleh Sertifikat Verifikasi sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) Lembaga Sertifikasi Profesi LAS (LSP – LAS) dan Lembaga Sertifikasi Profesi Logam Mesin Indonesia (LSP-LMI) dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). KAMPUH WELDING INDONESIA juga melaksanakan Kualifikasi/Sertifikasi yang bekerjasama dengan International Association of Classification Societies (IACS) Members, diantaranya Lloyd Register (Class LR) – Inggris, Nippon Kaiji Kyoukai (Class NK) – Japan. Selain dengan IACS Members, Kualifikasi/Sertifikasi juga dilaksanakan bekerjasama dengan Biro Klasifikasi Indonesia (Class BKI) – Indonesia. Ungkapnya.

Sedangkan Tasrif yang juga mendampingi rombongan menyampaikan bahwa KWI yang berdiri pada 26 Mei 2015 di Surabaya Kampuh Welding Indonesia dibangun dan dipimipin oleh Personil yang berpengalaman dibidang produksi / welding digalangan kapal terbesar di Indonesia selama lebih dari 25 tahun dan didukung oleh karyawan – karyawan yang berorientasi dalam memajukan industri maritim di Indonesia

“Kampuh Welding Indonesia berkomitmen untuk menjadi tempat pendidikan dan pelatihan sekaligus Tempat Uji Kompetensi (TUK) paling unggul dalam Mencetak Welder Profesional Untuk Indonesia Bersertifikat Nasional dan Internasional.
Salah satu hal yang melatarbelakangi pendirian Kampuh Welding Indonesia adalah bahwa masih banyak pemuda produktif yang tidak bisa berinovasi karena keterbatasan lapangan kerja, pendidikan, skill dan modal. Karena itu kami mencoba untuk meresponnya dengan mengadakan kegiatan Welding School. Karena secara faktual infrastruktur pembangunan fisik suatu negara semakin banyak yang menggunakan aplikasi pengelasan dan banyak fasilitas yang menggunakan teknologi pengelasan. Selain itu, kebutuhan untuk juru las (welder) yang sangat tinggi, yang dituntut harus mempunyai kompetensi sesuai dengan serapan industri, baik itu kompetensi berlevel nasional maupun internasional”. Tutupnya.

Kegiatan kunjungan dari SMKN 1 Purwosari diakhiri dengan tanya jawab dan berkeliling melihat sarana prasarana dan proses belajar mengajar di Kampuh Welding Indonesia oleh para peserta dan di dampingi oleh para Staff dan instruktur berjalan baik dan lancar dan bisa memberikan penguatan kepada siswa untuk dapat bergabung di Diklat Kampuh Welding Indonesia ketika lulus nanti pada tahun depan.