Tim Penta Adakan FGD Kinerja Efektif Masa Pendemi

Surabaya – – Masa pendemi Covid19 memberikan peluang kepada perusahaan untuk mencari inovasi terbaik dalam melaksanakan kinerja si masa pendemi covid19 ini. Ciri khusus dari tim yang memiliki daya juang tinggi adalah dengan melihat masalah Covid19 sebagai tantangan yang harus ditaklukkan agar mendapatkan solusi dan peluang yang bisa dijadikan program terukur untuk kemajuan perusahaan.

Inilah salah satu alasan dari tim Penta (Pemasaran dan Penempatan) untuk mengadakan FGD (Focus Group Discussion) sebanyak 2 kali dan di ikuti oleh semua anggota tim Penta, kegiatan diskusi terfokus ini merupakan kegiatan yang menjadi tombak dalam membuka berbagai informasi dan masukan dari tim Penta dalam mendiskusikan isu-isu menarik yang sudah dan akan dilakukan di masa yang akan datang.

Abu salah seorang koordinator tim Penta menyampaikan bahwa dimasa covid19 ini masih bisa menjaring siswa untuk mengikuti training pengelasan plat tipis yang diadakan di Kampuh Welding Indonesia ini.

Sapta juga menambahkan bahwa pada periode ini masih ada kegiatan uji sertifikasi yang dikirimkan oleh berbagai perusahaan untuk mengikutkan weldernya memiliki sertifikasi welder.

Faisol memberikan masukan agar dibuat progeam terintegrasi yang terukur agar dapat dikadikan acuan dalam pengembangan program berkelanjutan qgar memiliki terobosan terbaik untuk perusahaan.

Ardi angota tim penta juga menambahkan agar rim bisa membuat analisis SWOT dalam mengembangkan rim Penta ini agar bisa terus menambah jumlah pihak-pihak terkait dalam kerjasama dengan Kampuh Welding Indonesia

Pendapat dari tasrif juga memberikan peluang terbaik di masa depan dengan melakukan kerjasama sekolah SMK sejak siswa kelas 10 agar dibkekas 12 para siswa langsung bisa mengikuti pelatihan dan sertifikasi mandiri.

Sedangkan Oca menyampaikan progres penjualan alat produksi yang dihasilkan oleh Kampuh Welding Indonesia ke berbagai instansi, sekolah dan masjid dalam rangka mensukseskan gerakan 3M, alat cuci tangan portenel ini menjadi produk yang cukup diminatinoleh masyarakat.

Syaifulloh, fasilitator FGD ini menyampaikan bahwa Focus Group Discussion (FGD) merupakan suatu metode pengumpulan data yang lazim digunakan pada penelitian kualitatif sosial. Pada mulanya FGD merupakan metode dan teknik pengumpulan data atau informasi yang awalnya dikembangkan di dalam penelitian pemasaran. Pada saat itu, FGD digunakan untuk mengetahui citra tentang produk tertentu, hal-hal apa yang menarik calon pembeli atau konsumen, disain produk, pilihan ukuran, pilihan warna, disain kemasan, hal-hal apa yang perlu diperbaiki dan sebagainya. Dengan adanya FGD di Penta Kampuh Welding Indonesia bisa menjadi sarana diskusi yang sehat dan terukur dalam mencari solusi kinerja sesuai target dari perusahaan.

Dari FGD yang sudah dilakukan telah dirumuskan suatu program 2021 berdasarkan analisa kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan yang dirumuskan secara detail berikut cara mencapainya dan besaran capaiannya.

Direktur Kampuh Welding Indonesia menyambut baik kegiatan FGD ini sebagai suatu usaha meningkatkan semangat juang tim Penta sebagai salah satu ujung tombak mengenalkan kepada pihak terkait dan terus memiliki semangat untuk maju.

“Organisasi yang maju adalah organisasi yang di masa sulit tidak menyalahkan keadaan karena keadaan itu sudah pasti ada dan sudah di depan mata, keadaan apapun harus dihadapai dan mencari solusi agar tidak larut dengan menyalahkan kondisi yang ada dan keluar dari masalah yang ada untuk terus maju dan berkembang melalui kinerja yang efektif di masa pendemi covid19 ini” Pesannya.